Langsung ke konten utama

FTP (File Transfer Protocol)


Dalam postingan kali ini akan meneruskan penjelasan tentang suatu protokol standar yang digunakan. Akan tetapi protokol yang digunakan adalah FTP, apa itu FTP ?? yaap mungkin banyak yang belom tahu dikarenakan protokol ini sudah jarang digunakan pada saat ini. Tapi buat anak-anak SMK pastinya udah tau semua mengenai File Tranfer Protocol.
File Transfer Protocol (FTP) merupakan salah satu jenis protokol yang hampir sama seperti HTTP yang sebelumnya sudah dibahas yaitu umumnya digunakan dalam jaringan komputer (intranet atau internet). Namun pada FTP ini memiliki kegunaan yang berbeda dengan HTTP, karena kegunaan FTP sendiri yaitu protokol yang digunakan untuk berbagi atau sharing file antara komputer satu dengan komputer lainnya. Sebelum proses mentransfer file diperlukan suatu koneksi atau hubungan dari masing host atau client, dikarenakan protokol ini bisanya digunakan dalam suatu jaringan komputer yang memiliki satu server dan beberapa client.
Dalam protokol ini hubungan koneksi terdiri dari 2 hubungan, yaitu
  1. Transfer Data : fungsi dari ftp ini menggunakan layanan TCP yang memakai well-known port 22 untuk mentransfer data-datanya.
  2. Kontrol Data : fungsinya hampir sama menggunakan layanan TCP tetapi pada fungsi ini menggunakan well-known port 21 untuk mengontrol semua datanya.    


Pada dasarnya FTP sendiri sebenernya memiliki 2 komponen utama yang harus ada, yaitu :
1.      FTP Server  
Dimana FTP Server adalah suatu server yang menjalankan software layanan transfer file yang selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client.
2.      FTP Client.
Sementara pada FTP Client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk transfer file. Jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan izin yang diberikan oleh FTP server.

Protokol FTP ini sangat sederhana untuk digunakan, dikarenakan hanya memerlukan otentikasi username dan password saja yang sebelumnya sudah didaftarkan. Selain itu, pengguna dapat langsung menggunakan layanan darti protokol FTP untuk transfer data tanpa perlu login. Pengguna cukup menggunakan otentikasi anonymous login saja, dimana dalam sistem FTP sudah diatur agar dapat digunakan oleh publik tanpa adanya otentikasi username dan password yang spesifik dari setiap pengguna.


Meskipun protokol dan layanan aplikasi FTP ini sudah tergolong tua sejak jaringan komputer dan internet diciptakan, akan tetapi hingga saat ini masih banyak perusahaan-perusahaan yang menggunakan aplikasi atua layanan dari protokol ini. Pada perusahaan biasanya yang digunakan merupakan Aplikasi FTP server dan FTP Client yang dapat digunakan pada produk open source. Protokol FTP juga menjadi awal dari perkembangan teknologi Cloud Computing yang saat ini menjadi salah satu teknologi dalam jaringan komputer yang sudah banyak digunakan oleh pemakai jaringan komputer.

Kelebihan dari FTP adalah
 Menyediakan transfer data yang reliable karena menggunakan protokol transport TCP
 Transfer file lebih cepat dan efisien dibanding penggunaan web base file manager, hal ini karena command ftp dibuat dalam DOS.
 Pengoptimalan trafik jaringan karena tanpa perlu browsing dengan web.

Kekurangan dari FTP adalah 
 FTP kurang aman karena file yang ditransfer tidak dienkripsi atau tidak terenkripsi dengan baik, namun beberapa jenis FTP sudah mengimplementasikan keamanan, yaitu SFTP dan FTPS.
 Harus ada Server dan Client jika koneksi FTP ingin dilakukan dan metodenya susah utnutk digunakan dibanding web base. Dikarenakan pada FTP harus menghapal beberapa perintah unik pada DOS.



SUMBER :
Pratama, I Putu Agus Eka. 2012. “Handbook jaringan Komputer”. Jakarta: Informatika.

Ramadhani, Graifhan. Juli 2003. “Modul Pengenalan Internet”. http://www.slideshare.net/Endrie/pengenalan-internet-7320985. [Akses 13 Maret 2016].

Prasetyo, Imam. Juni 2013, "Simulasi dan Monitoring FTP". http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/06/imam-ftp.pdf.  [Akses 13 Maret 2016].


Okillas, Ahmad Falli dan Budi Irawan. September 2014. “Implementasi FTP Server dengan Metode transfer layer security untuk keamanan transfer data menggunakan CentOS 5.8”. http://journal.portalgaruda.org/index.php/generic/article/view/466. [Akses 13 Maret 2016].

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server pada Linux Debian 6

Pengertian Server atau Web server Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML. Fungsi Server atau Web Server Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi. Langkah – Langkah Konfigurasi Web Server Berikut ini langkah – langkah untuk mengkonfigurasi Web Server pada

Desain Komunikasi Visual Vs Seni Murni

Desain Komunikasi Visual atau biasa disingkat menjadi DKV masih merupakan hal yang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Mungkin masyarakat indonesia lebih sering mengenal DKV ini dengan sebutan Desain Grafis. Sebenarnya di indonesia sendiri masalah perubahan nama dari Desain Grafis menjadi Desain Komunikasi Visual lebih disebabkan karena tuntutan industri saja. Cakupan materinya ditambah dan targetnya diperluas karena desain grafis lebih mengacu pada profesi yang lebih dahulu ada sehingga ruang lingkup desainer grafis lebih banyak menggunakan media cetak. Seiring perkembangan zaman banyak sekali muncul media baru sehingga pesan visual tidak lagi hadir sebagai media cetak saja akan tetapi hadir di media elektronik seperti film dan TV dan akhirnya di media interaktif seperti website di Internet.       Sebelum membahas lebih lanjut lagi mengenai desain komunikasi visual, ada baiknya diketahui dahulu apa itu Desain. Jadi Desain sendiri dapat dijadikan sebagai kata ke

Opsional dalam Setting Grafik Game

Bermain game di PC berbeda dengan di konsol.  Gaming  di konsol seperti XBOX dan PS3 tidak memerlukan pengaturan grafik karena setiap game pada konsol sudah diset pada performa visual tertentu. Dan untuk para gamers pastinya sudah pada tahu dong kalau bermain game di PC setting grafik game sudah dilakukan secara  default , jadi pengaturan grafik dalam game PC dirancang agar game dapat berjalan mulus pada banyak konfigurasi sistem PC. Namun, kita dapat mengubah beberapa  setting  / opsi grafiknya agar performa optimal dapat dicapai. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengaturan grafis yang dapat diubah-ubah sesuai dengan yang di inginkan, yuk simak aja postingan kali ini. Resolusi Layar Resolusi layar ( screen resolution ) berarti perbandingan jumlah pixel horizontal (misalnya 1366) dibandingkan jumlah pixel vertikal (misalnya 768) yang ditampilkan di layar. Semakin tinggi resolusi, semakin banyak detail yang ditampilkan di layar. Perlu diingat resolusi tinggi memakan perfo