Langsung ke konten utama

Game - Game terburuk pada tahun 2015

Nah kan sudah ada ditahun 2016 nih postingan kali ini akan membahas mengenai Game-game terburuk yang pernah dimainkan pada tahun 2015 kemarin. Dan pada penghujung akhir tahun 2015 banyak berbagai game keren dari berbagai genre mulai bermunculan mulai dari Fallout 4, Dying Light, The Witcher 3: Wild Hunt, Metal Gear Solid V: Phantom Pain, Bloodborne dan masih banyak yang lainnya. 


Namun sayangnya, dibalik kesuksesan game-game tersebut ada beberapa game yang bisa dibilang gagal mencuri perhatian para gamers. Faktor kegagalan game tersebut bermacam-macam. Mulai dari alur cerita yang datar, gameplay yang monoton dan masih banyak yang lainnya.  Untuk itu, pada postingan kali ini  akan memberikan informasi mengenai beberapa game terburuk di tahun 2015 yang dilansir dari laman Cnet (23/12/2015). Yuk simak aja Info Selengkapnya :

Batman: Arkham Knights


Penggemar serial Batman pastinya telah menunggu-nunggu kedatangan Batman: Arkham Knight, sejak diumumkan segera hadir para perangkat konsol maupun PC para gamers sangat antusias menunggu kedatangan game tersebut. Akan tetapi nasib buruk menimpa gamers pengguna perangkat PC, hal tersebut dikarenakan game Batman: Arkham Knight akhirnya sampai sekarang tidak pernah muncul. Meskipun pada sebelum akhirnya dirilis pada konsol saja, pihak Warner Bros. Interactive dan juga developer Rocksteady Studios sebelumnya telah menghadirkan pre-order game Batman: Arkham Knight untuk PC melalui layanan Steam, tetapi sampai pemberitaan game tersebut batal dirilis untuk PC, para gamers akhirnya menuntut mengembalikan uang yang telah dikeluarkan untuk membeli game tersebut.

Halo 5


Walaupun banyak peningkatan dari serial sebelumnya, Game yang dibangun oleh 343 Industires ini tetap saja tidak memenuhi ekspekatasi para gamers. Bagaimana tidak, game ini menyajikan jalan cerita yang sangat pendek dan juga terasa monoton. Jadi wajar saja jika game ini tidak berhasil menggaet hati para gamers di seluruh dunia.

Star Wars Battlefront


Game karya Electronic Arts ini sangat disayangkan. Walaupun memiliki kualitas grafis yang sangat memukau, namun game ini memiliki jalan cerita yang sangat pendek. Selain itu, mode multiplayer dari game ini juga terkesan monoton dan sangat membosankan. 


Godzilla (PS4)


Berangkat dengan franchise besar dari serial filmnya yang juga telah ditayangkan, Bandai Namco akhirnya merilis judul game Godzilla untuk PlayStation 4, dimana dalam game ini menawarkan bentuk pertarungan antar para Godzilla dengan grafis yang telah ditingkatkan dari versi PlayStation 3. Kehadiran game Godzilla untuk PlayStation 4 sendiri terbilang cukup dipaksakan, karena hanya menawarkan perbedaan grafis saja dan seperti yang terjadi pada versi PlayStation 3, game Godzilla tetap menjadi game yang kurang diminati oleh gamers karena hanya menghadirkan bentuk game pertarungan antar dua monster yang lambat tanpa adanya sistem blocking.

Attack on Titan: Humanity in Chains (3DS)


Bagi penggemar anime dan manga Attack on Titan pastinya sudah memiliki ekspetasi keren jika serial tersebut dibuat kedalam game, akan tetapi pada kenyataannya Atlus selaku penerbit game Attack on Titan: Humanity in Chains kurang mendapatkan respon yang positif oleh para gamers, khususnya pengguna 3DS. Kekecewaan tersebut juga diakibatkan kualitas game yang kurang maksimal, terlebih kualitas grafis 3DS yang tidak mampu menyajikan bentuk aksi game tersebut.

The Order: 1886 (PS4)


Salah satu game eksklusif besutan Ready at Dawn ini telah berhasil membius para pengguna konsol PlayStation 4 dengan kualitas grafis yang ditampilkan pada saat sebelum dirilis. Akan tetapi kenyataannya banyak kekecewaan tercipta pada saat memainkan game tersebut. Karena dalam The Order: 1886 memang berhasil menampilkan bentuk grafis yang bagus, namun kurangnya gameplay yang bisa diselesaikan hanya dalam enam jam saja. Oleh sebabt itu, The Order: 1886 menjadi game yang kurang kaya dari segi gameplay, meskipun gamers disuguhkan dengan aksi-aksi dan adegan yang menarik.


SUMBER :
http://www.indogamers.com/read/23/12/2015/11413/inilah-deretan-game-terburuk-di-tahun-2015-apakah-kalian-pernah-memainkannya/
http://www.kotakgame.com/minifeature/detail/0/1785/SPECIAL-10-Game-Terburuk-Yang-Pernah-Dirilis-Sepa
http://m.solopos.com/2015/12/17/game-terburuk-inilah-7-game-terburuk-di-dunia-2015-671852

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server pada Linux Debian 6

Pengertian Server atau Web server Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML. Fungsi Server atau Web Server Fungsi utama Server atau Web server adalah untuk melakukan atau akan mentransfer berkas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan sedemikian rupa. halaman web yang diminta terdiri dari berkas teks, video, gambar, file dan banyak lagi. pemanfaatan web server berfungsi untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web termasuk yang di dalam berupa teks, video, gambar dan banyak lagi. Langkah – Langkah Konfigurasi Web Server Berikut ini langkah – langkah untuk mengkonfigurasi Web Server pada

Desain Komunikasi Visual Vs Seni Murni

Desain Komunikasi Visual atau biasa disingkat menjadi DKV masih merupakan hal yang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Mungkin masyarakat indonesia lebih sering mengenal DKV ini dengan sebutan Desain Grafis. Sebenarnya di indonesia sendiri masalah perubahan nama dari Desain Grafis menjadi Desain Komunikasi Visual lebih disebabkan karena tuntutan industri saja. Cakupan materinya ditambah dan targetnya diperluas karena desain grafis lebih mengacu pada profesi yang lebih dahulu ada sehingga ruang lingkup desainer grafis lebih banyak menggunakan media cetak. Seiring perkembangan zaman banyak sekali muncul media baru sehingga pesan visual tidak lagi hadir sebagai media cetak saja akan tetapi hadir di media elektronik seperti film dan TV dan akhirnya di media interaktif seperti website di Internet.       Sebelum membahas lebih lanjut lagi mengenai desain komunikasi visual, ada baiknya diketahui dahulu apa itu Desain. Jadi Desain sendiri dapat dijadikan sebagai kata ke

Opsional dalam Setting Grafik Game

Bermain game di PC berbeda dengan di konsol.  Gaming  di konsol seperti XBOX dan PS3 tidak memerlukan pengaturan grafik karena setiap game pada konsol sudah diset pada performa visual tertentu. Dan untuk para gamers pastinya sudah pada tahu dong kalau bermain game di PC setting grafik game sudah dilakukan secara  default , jadi pengaturan grafik dalam game PC dirancang agar game dapat berjalan mulus pada banyak konfigurasi sistem PC. Namun, kita dapat mengubah beberapa  setting  / opsi grafiknya agar performa optimal dapat dicapai. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengaturan grafis yang dapat diubah-ubah sesuai dengan yang di inginkan, yuk simak aja postingan kali ini. Resolusi Layar Resolusi layar ( screen resolution ) berarti perbandingan jumlah pixel horizontal (misalnya 1366) dibandingkan jumlah pixel vertikal (misalnya 768) yang ditampilkan di layar. Semakin tinggi resolusi, semakin banyak detail yang ditampilkan di layar. Perlu diingat resolusi tinggi memakan perfo